Libur akhir tahun sering kali menjadi momen yang dinantikan banyak orang untuk berwisata, melepas penat, sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Melihat peluang tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang menghadirkan kampanye kreatif bertajuk Yuk Dolan Batang, sebuah ajakan terbuka kepada masyarakat untuk menikmati liburan di Batang sekaligus ikut mempromosikan pariwisata daerah melalui media sosial.
Tidak sekadar mengajak jalan-jalan, kampanye ini juga dibalut dengan lomba video pendek yang menawarkan hadiah hingga jutaan rupiah. Konsepnya sederhana namun relevan dengan tren saat ini: masyarakat cukup mengabadikan momen liburan mereka di berbagai destinasi wisata Batang, mengunggahnya ke media sosial, lalu mengikuti ketentuan lomba yang telah ditetapkan.
Liburan Sambil Promosi Digital
Program Yuk Dolan Batang disosialisasikan langsung oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Batang sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata berbasis partisipasi masyarakat. Kepala Disparpora Batang, Ulul Azmi, menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang agar masyarakat tidak hanya menjadi penikmat wisata, tetapi juga berperan aktif sebagai duta promosi daerah.
Menurutnya, media sosial kini menjadi ruang paling efektif untuk memperkenalkan potensi wisata daerah. Konten video pendek yang autentik, diambil langsung oleh wisatawan, dinilai lebih menarik dan dipercaya dibandingkan promosi konvensional. Dengan begitu, Batang bisa dikenal lebih luas tanpa harus bergantung sepenuhnya pada iklan formal.
“Liburan di Batang jangan hanya dinikmati sendiri. Abadikan, buat konten, unggah ke media sosial, dan ikuti lombanya. Selain ikut mempromosikan pariwisata Batang, peserta juga berkesempatan mendapatkan hadiah jutaan rupiah,” ujar Ulul Azmi.
Tren Wisata Akhir Tahun di Batang
Menjelang pergantian tahun, kunjungan wisata ke Batang memang mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Namun, Disparpora mencatat lonjakan tersebut tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab utama. Hujan yang kerap turun pada siang hingga sore hari membuat sebagian masyarakat memilih merayakan liburan di rumah bersama keluarga.
Meski demikian, Batang tetap menjadi tujuan menarik, terutama bagi wisatawan lokal dan regional. Karakter wilayah Batang yang memiliki kombinasi pantai dan pegunungan menawarkan pilihan wisata yang beragam dalam satu kabupaten. Inilah yang membuat Batang cocok untuk liburan singkat, tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Destinasi Favorit Masih Didominasi Pantai
Dalam kampanye Yuk Dolan Batang, Disparpora juga menyoroti destinasi-destinasi yang menjadi favorit wisatawan. Kawasan pantai masih mendominasi pilihan pengunjung, terutama Pantai Sigandu di Ujungnegoro.
Pantai Sigandu dikenal dengan garis pantainya yang luas serta fasilitas pendukung wisata keluarga. Di kawasan ini pula terdapat Safari Beach Jateng Batang, sebuah destinasi unik yang memadukan wisata pantai dengan konsep safari. Keberadaan Safari Beach menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak.
Selain itu, deretan kafe di sepanjang pesisir Batang juga semakin populer. Wisatawan bisa menikmati panorama laut dengan latar pegunungan, menciptakan suasana santai yang cocok untuk bersantai di sore hari atau berburu konten visual untuk media sosial.
Wisata Pegunungan Tetap Menarik Perhatian
Tidak hanya pantai, kawasan pegunungan di Batang juga memiliki daya tarik tersendiri. Destinasi seperti Pagilaran dan Sikembang menawarkan udara sejuk, lanskap hijau, serta suasana tenang yang kontras dengan hiruk pikuk kawasan pesisir.
Namun, Disparpora mengingatkan agar wisatawan tetap waspada terhadap kondisi cuaca. Hujan yang turun pada siang hingga sore hari berpotensi menimbulkan risiko longsor di kawasan pegunungan. Oleh karena itu, keselamatan pengunjung menjadi perhatian utama dalam kampanye ini.
Imbauan Keselamatan di Tengah Cuaca Tak Menentu
Seiring meningkatnya aktivitas wisata, Disparpora Batang juga menyampaikan sejumlah imbauan keselamatan. Wisatawan diminta lebih berhati-hati, terutama saat berkunjung ke kawasan pantai dan pegunungan. Penggunaan kapal atau perahu wisata tidak direkomendasikan selama kondisi cuaca belum sepenuhnya stabil.
“Kami tidak merekomendasikan penggunaan kapal atau perahu wisata. Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama,” tegas Ulul Azmi.
Imbauan ini menjadi bagian penting dari kampanye Yuk Dolan Batang, agar promosi pariwisata tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap wisatawan dan masyarakat lokal.
Festival dan Event Pendukung Akhir Tahun
Untuk memeriahkan suasana libur akhir tahun, Pemkab Batang juga menghadirkan sejumlah agenda pendukung. Batang Nusantara Expo dan Festival Lighting atau Festival Lampu digelar untuk menyambut pergantian tahun, menghadirkan hiburan sekaligus ruang interaksi bagi masyarakat dan wisatawan.
Event-event ini tidak hanya menjadi daya tarik tambahan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal. Produk kerajinan, kuliner khas, hingga hiburan rakyat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang memperkaya pengalaman wisata di Batang.
Promosi Terpadu Lewat Berbagai Kanal
Kampanye Yuk Dolan Batang tidak hanya mengandalkan lomba video pendek. Disparpora bersama Kominfo Batang juga memperkuat promosi melalui berbagai kanal, mulai dari penyebaran leaflet dan brosur, pemasangan baliho di titik strategis seperti Rest Area KM 379 dan KM 360, hingga stasiun kereta api.
Di ranah digital, kampanye ini diperkuat melalui unggahan rutin di media sosial resmi pemerintah daerah. Strategi ini bertujuan menjangkau wisatawan yang tengah melakukan perjalanan maupun yang masih merencanakan liburan.
Liburan Kreatif, Pariwisata Bergerak
Melalui Yuk Dolan Batang, Pemerintah Kabupaten Batang berharap pariwisata daerah tetap bergerak meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan perubahan tren liburan. Dengan melibatkan masyarakat sebagai kreator konten, promosi wisata tidak lagi bersifat satu arah, melainkan menjadi gerakan bersama.
Liburan kini bukan sekadar soal datang dan menikmati, tetapi juga berbagi cerita. Batang menawarkan panggung bagi siapa saja yang ingin menikmati liburan asyik, sekaligus berkontribusi memperkenalkan pesona daerah. Dengan konsep kreatif ini, Batang tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan wisatawan.
Baca Juga : Jogja Kembali Padat Saat Liburan Jadi Sorotan Warganet
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : dapurkuliner
