liburanyuk.org Eropa selalu menjadi destinasi impian banyak wisatawan. Kota-kota klasik dengan bangunan bersejarah, museum terkenal, jalanan romantis, hingga pemandangan alam yang memikat membuat benua ini terasa seperti paket lengkap untuk liburan. Namun, di balik pesonanya, wisatawan juga perlu waspada terhadap risiko kejahatan ringan yang sering terjadi, terutama pencurian dan pencopetan.
Banyak pelancong terlalu fokus menikmati suasana, mengambil foto, atau sibuk dengan peta dan ponsel. Kondisi seperti ini sering dimanfaatkan pelaku kejahatan yang mengincar turis. Arizona State University bahkan menyebut bahwa pencurian merupakan salah satu tindak kriminal yang paling sering menimpa wisatawan saat bepergian.
Barang yang dicuri memang bisa diganti, tetapi pengalaman kehilangan dompet, paspor, atau ponsel di negara asing tentu sangat mengganggu. Liburan yang seharusnya menyenangkan bisa berubah menjadi penuh stres dan kekhawatiran.
Karena itu, sebelum berangkat ke Eropa, ada baiknya kamu mengetahui beberapa negara yang dikenal lebih rawan aksi pencurian wisatawan, sekaligus memahami cara sederhana untuk menghindarinya.
Kenapa Wisatawan Jadi Target Utama?
Wisatawan sering menjadi sasaran empuk karena beberapa alasan. Pertama, turis biasanya membawa barang berharga seperti uang tunai, kartu kredit, kamera, hingga paspor. Kedua, wisatawan sering terlihat bingung atau lengah di tempat umum, misalnya saat naik transportasi atau berada di lokasi wisata ramai.
Selain itu, pencopet profesional biasanya bekerja dalam kelompok dan memiliki teknik cepat. Mereka memanfaatkan keramaian, dorongan kecil, atau distraksi agar korban tidak sadar barangnya diambil.
Kejahatan seperti ini lebih sering terjadi di area wisata populer, stasiun kereta, metro, pasar, atau pusat kota yang padat.
1. Prancis
Prancis adalah salah satu negara paling populer di Eropa, terutama Paris yang menjadi magnet wisata dunia. Namun, kota ini juga dikenal sebagai salah satu lokasi dengan kasus pencopetan yang cukup sering dilaporkan wisatawan.
Area seperti Menara Eiffel, Louvre, Champs-Élysées, dan stasiun kereta besar sering menjadi titik rawan. Pencopet biasanya menyasar turis yang sibuk mengambil foto atau membawa tas terbuka.
Transportasi umum seperti metro Paris juga menjadi tempat yang perlu diwaspadai, terutama saat jam sibuk. Keramaian membuat pelaku lebih mudah bergerak tanpa terdeteksi.
Tips aman di Prancis:
- Gunakan tas dengan resleting dan selalu di depan tubuh
- Hindari menyimpan ponsel di saku belakang
- Waspadai orang yang terlalu dekat atau mencoba mengalihkan perhatian
2. Italia
Italia juga termasuk negara favorit wisatawan, dengan kota-kota seperti Roma, Milan, Florence, dan Venice. Namun, Italia dikenal memiliki banyak kasus pencopetan, terutama di lokasi wisata yang sangat ramai.
Roma misalnya, sering dipenuhi turis di Colosseum, Vatikan, dan Trevi Fountain. Keramaian ini menjadi peluang besar bagi pencuri untuk beraksi.
Selain pencopetan, beberapa wisatawan juga melaporkan kasus pembobolan kendaraan sewaan atau pencurian barang di kereta.
Tips aman di Italia:
- Jangan membawa semua uang dan kartu dalam satu dompet
- Simpan paspor di tempat aman, gunakan fotokopi saat jalan-jalan
- Waspada di stasiun besar dan kereta jarak jauh
3. Spanyol
Spanyol, terutama Barcelona dan Madrid, juga dikenal sebagai salah satu kota dengan kasus pencopetan wisatawan yang cukup tinggi. Barcelona bahkan sering disebut sebagai “surga pencopet” karena banyaknya turis dan suasana kota yang sangat ramai.
Area seperti Las Ramblas, Sagrada Familia, dan pantai populer sering menjadi titik rawan. Pencuri biasanya bekerja cepat, bahkan ada yang menggunakan metode “ramah” seperti berpura-pura membantu atau menawarkan sesuatu.
Spanyol tetap aman untuk dikunjungi, tetapi kewaspadaan ekstra sangat diperlukan, terutama di tempat wisata.
Tips aman di Spanyol:
- Jangan mudah percaya pada orang asing yang terlalu mendekat
- Hindari menaruh tas di kursi restoran tanpa pengawasan
- Gunakan money belt jika membawa barang penting
Cara Umum Agar Liburan Tetap Aman
Meski ada negara yang dikenal rawan pencurian, bukan berarti kamu harus takut liburan ke Eropa. Dengan langkah sederhana, risiko bisa ditekan.
Beberapa tips penting:
- Selalu waspada di keramaian
- Jangan memamerkan barang mahal secara berlebihan
- Gunakan tas anti-theft atau dompet tersembunyi
- Pisahkan uang tunai dan kartu di beberapa tempat
- Simpan nomor darurat dan dokumen penting di cloud atau email
Selain itu, penting juga untuk memiliki asuransi perjalanan, karena ini bisa sangat membantu jika terjadi kehilangan.
Penutup
Eropa tetap menjadi destinasi luar biasa dengan pengalaman budaya dan pemandangan yang sulit dilupakan. Namun, wisatawan juga perlu realistis bahwa pencurian dan pencopetan adalah risiko yang bisa terjadi, terutama di negara-negara populer seperti Prancis, Italia, dan Spanyol.
Dengan persiapan yang baik dan kewaspadaan sederhana, liburanmu tetap bisa berjalan nyaman, aman, dan bebas dari rasa cemas. Jadi, sebelum berangkat, pastikan kamu cek kondisi keamanan dan selalu jaga barang berharga agar perjalanan ke Eropa tetap jadi pengalaman terbaik.

Cek Juga Artikel Dari Platform jelajahhijau.com